Solusi Liburan Edukatif di Kota Batu, Ajak Si Kecil ke Predator Fun Park!


Jenuh setelah seminggu penuh di depan komputer, saatnya jalan-jalan nih. Ada banyak tempat wisata di Kota Malang hingga Batu, dan beberapa juga sudah saya datangi berkali-kali. So, tak ada salahnya kalau sekarang pilih yang rada nyeleneh. Dari dulu saya pengin sekali berkunjung ke sini, tapi selalu tertahan rasa takut yang entah apa alasannya.

Predator Fun Park tempatnya. Merupakan salah satu dari sekian banyak park yang dipunya Jawa Timur Park Group, tempat ini tentu saja dibangun dengan isi yang sarat edukasi. Beneran deh, park yang dipunya JTP, hampir pasti bisa dipakai tempat belajar buat anak-anak. Nah, kalau di Predator Fun Park ini, pengunjung disuguhi pengetahuan tentang beberapa binatang pemangsa, yang tentunya berbahaya dong.

Kali ini saya jalan-jalan bareng teman-teman Blogger dan Influencer Malang. Seru pasti, karena kami beramai-ramai naik minibus dari titik kumpul. Sengaja berangkat pagi, karena acara bakal padat banget seharian. Namun sayangnya saya hanya bisa join sampai di Predator Fun Park ini saja. Semoga lain kali berkesempatan ke park lainnya deh. Nah, keseruan kami bisa diintip di video ini nih...


Sedikit cerita untuk memberi gambaran lebih detail dari evideo, di gerbang masuk, kami disambut dengan tarian seru oleh tim dari Predator Fun Park. Kami bahkan diajak menari bersama, dan tentunya semangat jadi makin tersulut, seperti sinar matahari yang membakar pagi itu.

Baru setelahnya, kami masuk dan disambut puluhan binatang melata maupun bersayap. Tenang! Semua sudah mati dan diawetkan kok. Nah, di setiap kotak kaca tempat binatang-binatang ini, ada keterangan masing-masing. Pas banget kan buat ngajakin anak belajar?!

Masuk lagi ke ruangan lainnya, mulai fokus nih ke buaya. Saya baru tahu kalau buaya bisa melompat ke atas ya dari replika-replika yang dipajang di Predator Fun Park sini. Banyak hal yang baru saya tahu tentang buaya, termasuk bentuk asli mereka di depan mata. Yap! Tempat ini juga punya banyak buaya hidup. Mereka semua dirawar dan diberi asupan sesuai kebutuhan. So, tidak akan ada buaya kelaparan di sini.

Menurut cerita pemandunya pun, buaya tahan kenyang hingga waktu yang sangat lama. Namun bukan berarti lantas mereka tidak diberi makanan secara rutin. Predator Fun Park bahkan punya kolam khusus untuk pengunjung bisa memberi makan buaya kecil-kecil. Tak hanya buaya, banyak juga ikan-ikan pemangsa yang bisa diberi makan oleh pengunjung. Rada deg-degan sih lihatnya, tapi saya jadi tahu seperti apa kekuatan buaya.

Buaya tua, dengan ukuran yang sangat besar, punya kekuatan rahang yang sangat besar juga. Kita bahkan bisa mendengar bunyi rahangnya mengatup, dan kebayang deh sekuat apa itu. Selain rahang, buaya juga punya sabetan ekor yang sangat kuat. Buaya juga bisa menyerang mangsanya dengan memutar tubuhnya hingga 180 derajat. Kalau lihat langsung, pasti merinding deh.

Nah, selain belajar tentang banyak binatang pemangsa, Predator Fun Park juga punya Saung Angklung, di mana pengunjung bisa belajar main angklung bersama-sama. Untuk hiburan setelah tegang nontonin buaya, ada arena trampolin, mandi bola dan sponge di dekat food court. Asyik banget nih, sempat ambil foto di sini.



Pokoknya, untuk liburan berfaedah, ajak saja si kecil ke sini, atau park lain milik Jatim Park Group, seperti Museum Tubuh yang bisa banget untuk belajar mengenali tiap bagian tubuh manusia secara detail. Ada juga Museum Angkut, yang punya banyak sekali koleksi kendaraan, mulai dari zaman nenek buyut kita.

Tinggal pilih mau ke mana, lalu... selamat berlibur!

Comments

  1. Jatim Park ini tempatnya seru banget, ya. Bisa jadi wisata edukatif buat anak-anak

    ReplyDelete

Post a Comment