Rahim Hadap ke Belakang? Pilih Posisi Seks yang Tepat Agar Cepat Hamil



Ini adalah hari pertama saya berkunjung ke tempat praktek dr. Novina Purwitakartikarini Sp.OG di Jalan Garbis 8, Malang. Loh kok? Ganti dokter ya? Kenapa memangnya sama dr. Sutiyoso Sp.OG yang sudah setahun ini jadi jujugan kontrol, program, sampai penanganan kuretase? Ya, memang bukan semudah itu untuk mengambil keputusan ganti dokter, sisters.

Tak dipungkiri, dr. Tis memang Sp.OG handal di Kota Malang. Siapa yang tak mengakui, setiap dokter yang prakter di Klinik Boldy adalah dokter-dokter terpercaya? Namun tiap kita punya problematika sendiri. Saya secara pribadi percaya pada dr. Tis, dan sangat yakin akan kualitasnya. Hanya saja, saya punya sisi skeptis yang kurang terpuaskan di sana.

Teman-teman kantor sudah menyarankan saya untuk ambil second opinion sejak lama. Mereka juga merekomendasikan beberapa nama terpercaya yang sudah terbukti handal menangani mereka. Mimi Raga yang pertama kali menyebut nama dr. Nina. Sebelum cerita kalau dokter ini teman sekolahnya, Mimi lebih dulu kasih info kalau dokter ini sabar sekali.

Saya pikir, sabar adalah kunci utama untuk menangani ketidakpuasan batin saya selama ini. Mimi juga bilang kalau dokter ini sangat telaten. Beliau bahkan ternyata lebih sabar dan telaten dari ekspektasi saya. Baru hari pertama konsultasi, air mata saya sudah tumpah di dalam ruang prakteknya. dr. Nina menenangkan dan menumbuhkan rasa percaya diri saya sejak detik itu.

Hasil pemeriksaan sama persis seperti yang dikatakan dr. Tis waktu terakhir saya kontrol ke Boldy, pintu rahim menghadap belakang. Dalam beberapa artikel yang saya baca, satu dari lima perempuan di dunia ada dalam kondisi seperti saya, dan hal ini juga bukan penyebab utama perempuan sulit hamil. Masih ada cara-cara yang bisa diperjuangkan.

KENAPA RAHIM MENGHADAP KE BELAKANG?


Kondisi seperti ini disebut tahim retroverted atau rahim terbalik. Ini termasuk kasus umum dan kebanyakan tidak menimbulkan masalah tertentu, terutama dalam hal kesehatan. Seperti yang dilansir ayahbunda.co.id, ada beberapa penyebab kenapa rahim bisa menghadap ke belakang. Penting juga untuk diketahui, supaya kita bisa lebih aware.

1. Bawaan Sejak Lahir

Pada umumnya, kasus rahim terbalik ini merupakan bawaan sejak lahir. Dalam artikelnya, ayahbunda.co.id menuliskan bahwa beberapa ahli menyatakan hal ini kemungkinan ada hubungannya juga dengan faktor genetik atau keturunan, walaupun tidak selalu seperti itu.

2. Pemijatan

Saya termasuk orang yang suka banget dipijat, tapi tidak pernah sekali pun mengizinkan tukang pijatnya menyentuh bagian perut. Karena menurut perasaan saya, bagian itu merupakan bagian yang paling banyak titik-titik vitalnya. Kalau tidak hati-hati, pemijatan di sekitar perut bisa berisiko mengubah posisi rahim.

3. Kehamilan

Masih seperti yang dilansir dari ayahbunda.co.id, semasa hamil, otot-otot di sekitar rahim mengendur mengikuti ukuran rahim yang kian membesar. Nah, mengendurnya rahim inilah yang bisa bikin posisi rahim berubah. Ada kemungkinan saya ada di poin ini sih.

4. Gangguan Kesehatan

Satu lagi penyebabnya, yang mungkin dialami sedikit dari beberapa perempuan yang mengalami rahim terbalik, penyakit radang panggul dan endometriosis. Bekas luka atau parut yang terjadi akibat penyakit ini, bikin perlekatan dan menarik rahim ke arah belakang dan mengubah posisinya.

PENGARUH RAHIM TERBALIK PADA KESUBURAN


Belum ada bukti medis bahwa kondisi rahim terbalik ini berpengaruh pada kesuburan. Namun, kondisi ini mungkin akan jadi menghambat proses pembuahan. Pada rahim yang menekuk ke belakang, posisi mulut rahim tidak menghadap arah datangnya sperma, yang bikin sperma akan lebih kesulitan memasuki rahim.

Tak perlu cemas, karena ini bukan berarti pembuahan tidak mungkin terjadi. Kualitas sperma yang baik dan mampu bergerak lincah, hingga berhasil masuk ke dalam rahim, pada akhirnya akan sukses membuahi sel telur. So, tak hanya kondisi perempuan yang harus optimal saat berhubungan, laki-laki pun harus dalam keadaan fit.

TIPS CEPAT HAMIL JIKA RAHIM TERBALIK


Pada umumnya memang tak ada kaitan antara rahim terbalik dengan kesuburan perempuan. Meski punya posisi rahim yang menghadap ke belakang, perempuan tetap bisa hamil, hanya saja akan lebih sulit ketimbang kondisi normal. Ada beberapa tips yang bisa dicoba untuk perempuan yang memiliki rahim terbalik.

1. Posisi Seks yang Tepat

Meski sebenarnya posisi seks apapun bisa berpeluang bikin hamil, tapi buat perempuan dengan rahim terbalik, ada posisi seks yang meningkatkan peluang cepat hamil. Dilansir dari hellosehat.com, doggy style digadang-gadang merupakan posisi yang tepat untuk kasus rahim terbalik ini.

Doggy style bikin laki-laki bisa melakukan penetrasi lebih dalam, sehingga akan lebih besar kemungkinan untuk mengeluarkan sperma tepat di sebelah leher rahim perempuan. Atau bisa juga mencoba posisi missionaris dan women on top, yang juga dipercaya bisa bikin perempuan cepat hamil.

2. Jangan Stres!

Masih juga dilansir dari hallosehat.com, usaha untuk hamil bagi pemilik rahim terbalik, bukan hanya soal posisi seks saja. Sebenarnya, agar cepat hamil itu sangat tergantung pada waktu dan frekuensi berhubungan seks. Nikmati saja setiap variasi dalam kehidupan seks dan tempatkan seks sebagai aktivitas menyenangkan. Jadi, saat kita sedang berusaha untuk hamil, hindari stres fisik dan mental.

So, pada akhirnya semua balik lagi ke masing-masing personal, baik itu pihak perempuan maupun laki-laki. Jika kita dan pasangan memang benar-benar menginginkan buah hati, walau dengan posisi rahim terbalik pun akan bisa terwujud, asal berusaha, mengubah gaya hidup jadi lebih sehat, dan menjaga ritme hubungan seks agar bisa menikmatinya, sehingga jauh dari stres.

Tetap semangat ya moms dengan rahim terbalik! *toss

Comments